← All publications

Journal Article

Optimalisasi Keterampilan Multimedia Video Pembelajaran melalui Pelatihan Teknik Editing dan Pengambilan Gambar di SMA Sutomo 1 Medan

Sio Jurnalis Pipin, Enjelin Enjelin, Ricky Paian Limbong
e-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Vol. 15 No. 4 (2024)2024
0 citations

Abstract

Pentingnya literasi multimedia dalam editing dan pengambilan video menjadi salah satu kebutuhan utama dalam pendidikan modern. SMA Sutomo 1 Medan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan keterampilan ini ke dalam proses pembelajaran dan media promosi sekolah karena keterbatasan akses terhadap pelatihan dan peralatan yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam editing video dan pengambilan gambar menggunakan teknologi terkini. Melalui metode pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik, siswa dilatih menggunakan Adobe Premiere untuk editing dan smartphone untuk pengambilan gambar. Hasilnya, 25 siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan, dengan rata-rata skor pre-test sekitar 58% dan meningkat menjadi 80 pada post-test (skala 100), serta sekitar 90% siswa mencapai pemahaman yang baik terhadap konsep dan praktik editing video serta pengambilan gambar.

Overview

Kegiatan pengabdian ini berfokus pada optimalisasi keterampilan multimedia siswa SMA Sutomo 1 Medan melalui pelatihan teknik editing video dan pengambilan gambar untuk mendukung proses pembelajaran dan media promosi sekolah.

Pelatihan mengkombinasikan sesi teori dan praktik langsung menggunakan perangkat lunak Adobe Premiere dan smartphone, disertai evaluasi berbasis pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa.

Key Contributions

  • Menyelenggarakan pelatihan intensif editing video dan pengambilan gambar bagi siswa SMA Sutomo 1 Medan dengan memanfaatkan Adobe Premiere dan smartphone.
  • Meningkatkan literasi multimedia siswa, ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari sekitar 58% pada pre-test menjadi 80 pada post-test.
  • Menunjukkan bahwa sekitar 90% peserta mencapai pemahaman yang baik terkait konsep dan praktik editing video serta pengambilan gambar setelah pelatihan.
  • Memberikan model pelatihan yang dapat direplikasi untuk pengembangan keterampilan multimedia di sekolah lain dalam konteks pendidikan modern.